Tampilan Invengrid Laravel 131 / 25
Tentang produk

InvenGrid adalah aplikasi manajemen aset dan inventaris modern yang dirancang secara universal untuk membantu berbagai jenis perusahaan dan perkantoran dalam mengelola perangkat IT (IT Asset Management), fasilitas/infrastruktur kantor, pergudangan (multi-gudang), pelacakan nomor seri (Serial Number), serta mencatat konsumsi barang operasional secara presisi dan real-time.

Aplikasi ini menggunakan teknologi terbaru berbasis Laravel 13, Inertia.js, dan Vue 3 (TypeScript). Desain antarmukanya premium bergaya dashboard Stripe/Linear yang bersih, profesional, serta mendukung Dark Mode dengan skema aksen warna merah.


🎯 Masalah Utama Yang Dipecahkan (Core Problems Solved)

Banyak perusahaan mengalami kerugian operasional dan administratif akibat tata kelola inventaris yang buruk. InvenGrid dirancang khusus untuk memecahkan 5 masalah kritis berikut:

  1. Kehilangan Jejak Kepemilikan Perangkat (Asset Lost)
    • Masalah: Laptop, monitor, atau modem kantor sering berpindah tangan dari Karyawan A ke Karyawan B tanpa pencatatan, membuat aset "hilang" saat audit akhir tahun.
    • Solusi: Pelacakan Serial Number (SN) terpadu dan Direct Transfer Form yang mencatat perpindahan aset secara langsung antar karyawan/departemen dengan audit trail instan.
  2. Checkout Aset Tanpa Otorisasi (Unauthorized Inventory Leakage)
    • Masalah: Staf gudang mengeluarkan laptop atau barang mahal tanpa persetujuan tertulis atau persetujuan pimpinan.
    • Solusi: Alur kerja Assignment Approval Workflow (status: pending_approval, approved, rejected). Stok tidak akan terpotong dan nomor seri tidak berubah status sebelum mendapat persetujuan admin.
  3. Peminjaman yang Terlupakan (Forgotten Overdue Loans)
    • Masalah: Karyawan meminjam proyektor atau modem cadangan selama 3 hari, tetapi tidak dikembalikan selama berbulan-bulan karena tidak ada pengingat.
    • Solusi: Pengingat jatuh tempo otomatis (Overdue Loan Warning System) yang muncul langsung di panel navbar global dan memperbarui status peminjaman secara berkala.
  4. Silo Riwayat Kondisi Aset (Scattered Lifecycle Records)
    • Masalah: Sulit mengetahui apakah suatu laptop sering rusak, kapan terakhir diperbaiki, atau berapa biaya perolehannya saat pertama kali masuk.
    • Solusi: Serial History Timeline yang menampilkan kronologi lengkap siklus hidup aset mulai dari penerimaan (receipt), penugasan (assignment), peminjaman (loan), pemindahan gudang, reparasi (repair), hingga penghapusan (disposal).
  5. Lambatnya Pencarian Aset di Lapangan (Slow Physical Verification)
    • Masalah: Staff gudang harus mengetik nomor seri yang panjang secara manual untuk mencari status barang.
    • Solusi: Integrasi Global QR Barcode Scanner kamera langsung di aplikasi dan tampilan Print Labels ramah cetak untuk mencetak stiker kode QR aset.

πŸ“– Konsep Dasar InvenGrid (Untuk Pemula)

  • Multi-Warehouse (Multi-Gudang): Mengelola banyak gudang sekaligus. Ada gudang fisik (seperti Ruang Server atau Gudang Kantor) dan gudang virtual (seperti status "Transit" saat barang sedang dipindahkan antar-cabang).
  • Serial Number (SN) Tracking: Perangkat penting (laptop/monitor) memiliki nomor seri unik. InvenGrid memantau pergerakan setiap unit perangkat berdasarkan nomor seri ini.
  • Stock Mutation (Mutasi Stok): Setiap kali barang masuk, keluar, dipinjamkan, atau ditransfer, sistem mencatat kartu stok kronologis (Audit Trail) berisi penanggung jawab dan deskripsi lengkap.

πŸš€ Fitur Unggulan

  • Manajemen Gudang Terintegrasi: Mengatur gudang fisik dan virtual, status aktif/nonaktif, serta penanggung jawab (PIC) masing-masing lokasi.
  • Katalog Produk Cerdas: Pengelompokan produk berdasarkan tipe barang (Inventory untuk dijual/dipakai, Consumable untuk habis pakai, Asset untuk alat kerja) dan satuan unit (UoM).
  • Pengisian Otomatis SKU & Kode Gudang: Sistem membuat Kode Gudang (misal: GDG-JKT-01) dan SKU secara otomatis berurutan (sequential).
  • Persetujuan Penugasan Aset (Asset Assignment Approval): Alur verifikasi checkout barang berseri maupun non-seri kepada Karyawan, Departemen, atau Klien/Customer sebelum stok terpotong.
  • Peminjaman Cerdas & Monitoring Overdue: Peminjaman jangka pendek unit aset ber-SN dilengkapi pencarian otomatis, monitoring jatuh tempo (overdue), dan integrasi notifikasi navbar.
  • Transfer Langsung (Direct Transfer): Form pemindahan aset secara langsung (Andi β†’ Budi, IT β†’ Operational, dsb) tanpa harus memasukkan barang ke gudang terlebih dahulu.
  • Siklus Hidup Aset & Timeline Riwayat: Menampilkan timeline aktivitas nomor seri lengkap dengan aksi receipt, assignment, loan, transfer, repair, disposal, dan lost.
  • Pemindai QR Code Kamera (Global QR Scanner): Kamera pemindai terintegrasi di navbar untuk mencari riwayat serial number secara instan di lapangan.
  • Laporan Aset Konsolidasi (5 Dimensi Laporan): Dashboard pelaporan analitik interaktif yang mendukung pelacakan sebaran aset per Departemen, per Karyawan, per Customer, utilitas stok, dan peminjaman terlambat.
  • Filter Multi-Gudang Terintegrasi (Warehouse Filtering): Penyaringan data real-time berdasarkan gudang terpilih di 7 modul utama.
  • Role-Based Access Control (RBAC): Pembatasan hak akses menu, tombol, dan sidebar (Super Admin, Manager, Staff) menggunakan Spatie Permission.
  • Audit Activity Log: Pencatatan log keamanan yang mendokumentasikan detail perubahan data sebelum dan sesudah diedit (old vs new payloads).

πŸ› οΈ Tech Stack & Persyaratan Sistem

Untuk menjalankan aplikasi ini, komputer Anda harus terinstal perangkat lunak pendukung berikut. Berikut penjelasan fungsinya untuk pemula:

Nama TeknologiFungsi SederhanaVersi Minimal
PHPBahasa pemrograman utama server (backend)^8.2 (Rekomendasi 8.3 / 8.4)
ComposerAlat untuk mengunduh library/paket kode PHP^2.2
Node.js & NPMRuntime & pengelola paket Javascript untuk mengompilasi tampilan frontend^18.0 atau ^20.0
Database EngineTempat penyimpanan data aplikasi (MySQL/MariaDB/PostgreSQL)MySQL ^8.0 / MariaDB ^10.4
Docker (Opsional)Alat untuk membungkus aplikasi agar mudah dijalankan di server tanpa instal PHP secara lokalv20.10+

Ekstensi PHP yang Wajib Aktif:

Pastikan ekstensi berikut telah dicentang/aktif pada konfigurasi PHP Anda (di php.ini atau panel kontrol web server lokal seperti Laragon/XAMPP):

  • openssl (keamanan enkripsi)
  • pdo_mysql (koneksi database MySQL)
  • mbstring (pemrosesan teks)
  • xml & ctype (pemrosesan dokumen/data)
  • bcmath (perhitungan angka decimal presisi)
  • gd (manipulasi gambar/logo)
  • zip (kompresi berkas)

πŸ“Š Alur Kerja Sistem (Workflow)

Berikut adalah diagram alur kerja utama di dalam InvenGrid untuk memudahkan pemahaman Anda.

1. Alur Transaksi Stok Masuk (Stock In) & Stok Keluar (Stock Out)

Diagram ini menjelaskan bagaimana stok produk bertambah atau berkurang di gudang beserta pencatatan nomor serinya.

2. Alur Mutasi Antar-Gudang (Transfer Order - TO)

Diagram ini menjelaskan perjalanan logistik barang saat dikirim dari Gudang Asal menuju Gudang Tujuan.

3. Alur Kerja Persetujuan Penugasan Aset (Asset Assignment Approval Workflow)

Diagram ini menjelaskan bagaimana pengajuan serah terima aset baru diverifikasi sebelum mempengaruhi persediaan gudang.

4. Alur Kerja Peminjaman & Pengembalian Aset (Asset Loan Lifecycle Workflow)

Diagram ini menjelaskan siklus hidup peminjaman jangka pendek, notifikasi jatuh tempo dinamis, hingga penanganan kondisi pengembalian.


πŸ“‚ Struktur Folder Proyek

InvenGrid dibangun menggunakan framework Laravel dengan integrasi Inertia.js & Vue 3. Berikut adalah struktur folder utama yang perlu Anda ketahui:

invengrid/
β”œβ”€β”€ app/                         # 🧠 LOGIK UTAMA APLIKASI (BACKEND)
β”‚   β”œβ”€β”€ Http/
β”‚   β”‚   β”œβ”€β”€ Controllers/         # Menangani logika request data & mengarahkan ke halaman Vue
β”‚   β”‚   β”‚   β”œβ”€β”€ Auth/            # Logika Login, Register, & Reset Password
β”‚   β”‚   β”‚   β”œβ”€β”€ ProductController.php # Manajemen Produk & Validasi SKU
β”‚   β”‚   β”‚   β”œβ”€β”€ TransferOrderController.php # Alur Logistik Transfer Barang
β”‚   β”‚   β”‚   └── ...
β”‚   β”‚   └── Middleware/          # Filter request (keamanan, pengecekan lisensi, RBAC)
β”‚   β”œβ”€β”€ Models/                  # Representasi tabel database sebagai objek PHP (Eloquent)
β”‚   β”‚   β”œβ”€β”€ Product.php
β”‚   β”‚   β”œβ”€β”€ Warehouse.php
β”‚   β”‚   └── ...
β”‚   └── Services/                # Logika bisnis modular terpisah (contoh: verifikasi lisensi)
β”œβ”€β”€ bootstrap/                   # Inisialisasi awal framework Laravel
β”œβ”€β”€ config/                      # Kumpulan berkas konfigurasi sistem aplikasi
β”œβ”€β”€ database/                    # πŸ—„οΈ SKEMA & DATA BASE
β”‚   β”œβ”€β”€ migrations/              # Berkas cetak biru (blueprint) tabel database
β”‚   └── seeders/                 # Berkas pengisi data awal (default user & dummy data)
β”œβ”€β”€ docker/                      # Berkas konfigurasi Docker (Nginx, Opcache)
β”œβ”€β”€ public/                      # Direktori publik (tempat berkas CSS/JS hasil compile, gambar, logo)
β”œβ”€β”€ resources/                   # 🎨 TAMPILAN USER INTERFACE (FRONTEND)
β”‚   β”œβ”€β”€ css/                     # Berkas styling dasar
β”‚   └── js/                      # Kode Vue 3 & TypeScript
β”‚       β”œβ”€β”€ Components/          # Komponen UI kecil (button, modal, dropdown) yang reusable
β”‚       β”œβ”€β”€ Layouts/             # Layout utama dashboard (Navbar, Sidebar, Footer)
β”‚       β”œβ”€β”€ Pages/               # Halaman utama aplikasi (Dashboard, Produk, Gudang, dll.)
β”‚       └── types/               # Definisi tipe data TypeScript
β”œβ”€β”€ routes/                      # πŸ›£οΈ DAFTAR URL / ALAMAT HALAMAN
β”‚   └── web.php                  # Mengatur semua alamat URL aplikasi admin
β”œβ”€β”€ tests/                       # File pengujian unit & fitur aplikasi
β”œβ”€β”€ Dockerfile                   # Blueprint pembuatan image Docker aplikasi PHP-FPM
β”œβ”€β”€ docker-compose.prod.yml      # Orkestrasi Docker untuk menggabungkan Nginx, PHP, MySQL, Redis
β”œβ”€β”€ package.json                 # Daftar dependensi modul Javascript (NPM)
β”œβ”€β”€ composer.json                # Daftar dependensi modul PHP (Composer)
└── vite.config.js               # Konfigurasi compiler Vite untuk mempercepat build frontend

πŸ—„οΈ Struktur Database & Relasi

Aplikasi ini menggunakan database relasional. Untuk memvisualisasikan bagaimana tabel-tabel saling berhubungan, berikut adalah diagram Entity-Relationship Diagram (ERD):

Penjelasan Detail Tabel Database:

  1. users: Menyimpan informasi pengguna terdaftar yang dapat login ke sistem.
  2. warehouses: Menyimpan daftar lokasi gudang fisik maupun virtual.
  3. products: Menyimpan master data produk (SKU, nama, harga beli, harga jual, tipe tracking).
  4. warehouse_product: Tabel pivot/penghubung antara gudang dan produk yang menyimpan stok riil saat ini, stok pengaman (safety stock), dan batas pesan kembali (reorder point).
  5. product_serials: Menyimpan data unik nomor seri (Serial Number) untuk produk yang dilacak secara fisik beserta statusnya.
  6. stock_mutations: Buku besar log mutasi stok masuk, keluar, penyesuaian (adjustment), maupun transfer order untuk keperluan audit kartu stok.
  7. transfer_orders: Dokumen induk transaksi mutasi antar-gudang (menyimpan data tanggal kirim, tanggal terima, status, dan gudang asal/tujuan).
  8. transfer_order_items: Detail produk dan kuantitas yang diminta serta yang berhasil diterima dalam dokumen Transfer Order.
  9. to_item_serial: Menghubungkan item transfer order dengan nomor seri produk fisik yang sedang dikirim/diterima.
  10. settings: Pengaturan profil instansi (logo, nama instansi, kop surat dinamis).
  11. licenses: Menyimpan lisensi enkripsi lokal untuk validasi environment produksi.
  12. departments: Menyimpan data unit kerja / departemen perusahaan.
  13. employees: Menyimpan data karyawan lengkap dengan NIK, nama, kontak, dan departemennya.
  14. customers: Menyimpan data klien / pelanggan yang menerima alokasi aset.
  15. asset_assignments: Dokumen serah terima aset penugasan kerja (BAST), menyimpan status (pending_approval, assigned, returned, rejected).
  16. assignment_items: Detail nomor seri, produk, gudang, dan lokasi penempatan aset yang diserahterimakan dalam penugasan.
  17. asset_loans: Dokumen peminjaman jangka pendek, menyimpan status (loaned, returned, overdue), tanggal pinjam, dan batas jatuh tempo.
  18. asset_loan_items: Detail barang dan nomor seri unit yang dipinjam, beserta pencatatan kondisi keluar/masuk (Good, Damaged, Lost).
  19. asset_histories: Buku besar riwayat nomor seri aset, mencatat kronologi aksi (receipt, assignment, assignment_return, loan, loan_return, transfer, repair, disposal) beserta status awal/akhir dan catatan.

πŸ’» Panduan Instalasi Lokal di Windows (Non-Docker)

Gunakan langkah mudah berikut jika Anda ingin menjalankan aplikasi InvenGrid langsung di sistem operasi Windows Anda.

Tahap 1: Instalasi Perangkat Lunak Pendukung (Prerequisites)

Jika Anda belum memilikinya, unduh dan instal aplikasi berikut:

  1. Laragon (Sangat Direkomendasikan untuk Windows karena konfigurasinya mudah dan cepat) ATAU XAMPP.
    • Catatan: Pastikan versi PHP yang Anda aktifkan minimal 8.2 atau lebih tinggi.
  2. Git for Windows (untuk mendownload source code).
  3. Node.js (Rekomendasi versi LTS 20).
  4. Composer (pengelola library PHP).

Tahap 2: Langkah-Langkah Instalasi Aplikasi

Buka terminal/command prompt pilihan Anda (misalnya: Git Bash atau PowerShell) lalu jalankan perintah berikut secara berurutan:

1. Clone Repositori & Masuk Folder

git clone <repository-url> invengrid
cd invengrid

2. Buat File Environment (.env)

Salin berkas template pengaturan sistem:

# Menggunakan Git Bash / PowerShell:
cp .env.example .env

# Menggunakan Windows Command Prompt (CMD) biasa:
copy .env.example .env

3. Konfigurasi Database di File .env

Buka file .env yang baru dibuat menggunakan Notepad atau VS Code. Cari bagian konfigurasi database dan sesuaikan dengan database lokal Anda (biasanya bawaan Laragon/XAMPP adalah username root tanpa password):

DB_C
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=invengrid
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=

[!NOTE]
Buatlah database baru di MySQL dengan nama invengrid menggunakan tool database Anda (misalnya mengakses http://localhost/phpmyadmin di browser atau melalui HeidiSQL).

4. Instal Dependensi Kode (PHP & Javascript)

Jalankan perintah berikut untuk mengunduh modul-modul yang dibutuhkan aplikasi:

# Mengunduh library backend PHP
composer install

# Mengunduh library frontend Javascript/Typescript
npm install

5. Generate Kunci Keamanan Aplikasi

php artisan key:generate

6. Jalankan Migrasi Tabel & Data Awal (Seeder)

Silakan pilih salah satu opsi pengisian database berikut:

  • Pilihan A: Versi Bersih (Hanya Konfigurasi Sistem Awal - Cocok untuk Siap Pakai)
    Mengimpor data dasar seperti pengaturan sistem default, menu sidebar, hak akses (roles & permissions), dan user demo tanpa data transaksi palsu.
    php artisan migrate:fresh
    php artisan db:seed --class=MasterSeeder
    
  • Pilihan B: Versi Demo (Sistem + Dummy Data Contoh Transaksi - Cocok untuk Belajar/Uji Coba)
    Mengimpor semua data dasar di atas, ditambah data contoh transaksi logistik simulasi nyata (3 gudang dummy, 15 produk komersial, data transfer order sedang jalan, data nomor seri barang, dll.).
    php artisan migrate:fresh --seed
    

7. Jalankan Server Pengembangan

Untuk melihat aplikasi berjalan, Anda perlu menjalankan dua terminal sekaligus:

  • Terminal 1: Jalankan server web PHP Laravel
    php artisan serve
    
  • Terminal 2: Jalankan compiler Vite untuk merender tampilan Vue 3
    npm run dev
    

Buka browser Anda dan akses alamat: http://127.0.0.1:8000. Anda akan diarahkan ke halaman login dashboard.


πŸ”‘ Akun Demo Pengujian

Aplikasi ini sudah dilengkapi dengan hak akses pengguna dinamis (RBAC). Anda dapat masuk menggunakan akun demo di bawah ini untuk mencoba perbedaan peran masing-masing akun:

Peran (Role)Email LoginPasswordHak Akses Utama
Super Adminsuperadmin@example.compasswordAkses penuh tanpa batas (Manajemen User, Pengaturan Instansi, Edit Menu, RBAC).
Warehouse Managermanager@example.compasswordMengelola data produk, mengelola gudang, menyetujui logistik transfer order, melihat log audit.
Warehouse Staffstaff@example.compasswordMemproses transaksi stock out, membuat usulan transfer order, melihat laporan stok gudang.

🐳 Panduan Deployment Menggunakan Docker

Docker mempermudah Anda untuk mempublikasikan (deploy) aplikasi ini ke server cloud (misalnya VPS Ubuntu) tanpa harus menginstal PHP, MySQL, Redis, atau Nginx satu per satu secara manual di server.

Komponen Kontainer Docker InvenGrid:

Sistem Docker Compose di proyek ini akan otomatis membuat 4 kontainer terisolasi yang saling terhubung:

  1. invengrid-app (PHP 8.4-FPM): Kontainer backend utama yang memproses kode Laravel.
  2. invengrid-webserver (Nginx Alpine): Web server terdepan untuk melayani request HTTP dan menyajikan file aset statis (CSS/JS).
  3. invengrid-mysql (MySQL 8.4): Basis data internal yang terisolasi dari jaringan luar untuk keamanan maksimal.
  4. invengrid-redis (Redis Alpine): Digunakan untuk sistem caching cepat dan antrian (queue) tugas latar belakang Laravel.

Langkah-Langkah Deployment:

1. Persiapkan Server Produksi

Pastikan server Anda sudah terpasang Git dan Docker Engine. Jika menggunakan Ubuntu, Anda bisa menginstalnya dengan cepat melalui perintah:

sudo apt update
sudo apt install -y git curl
curl -fsSL https://get.docker.com -o get-docker.sh
sudo sh get-docker.sh
sudo usermod -aG docker $USER
newgrp docker

2. Clone Repositori di Server

git clone <repository-url> /var/www/invengrid
cd /var/www/invengrid

3. Buat File Environment Produksi

Salin template .env:

cp .env.example .env
nano .env

Sesuaikan konfigurasi berikut agar aman di server produksi:

APP_NAME=InvenGrid
APP_ENV=production
APP_DEBUG=false
APP_URL=https://nama-domain-anda.com

# Konfigurasi Database Internal Container (Sesuaikan password Anda)
DB_C
DB_HOST=mysql
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=invengrid
DB_USERNAME=invengrid_user
DB_PASSWORD=buat_password_aman_disini

# Konfigurasi Cache & Queue
REDIS_HOST=redis
REDIS_PORT=6379

4. Bangun dan Jalankan Kontainer (Docker Build)

Jalankan perintah ini untuk mendownload base image, mengompilasi aset Vue/Vite, menginstal dependensi Composer, dan mengaktifkan kontainer di latar belakang secara otomatis:

docker compose -f docker-compose.prod.yml up -d --build

5. Langkah Purnajual Laravel (Post-Deployment Setup)

Karena Laravel berjalan di dalam kontainer Docker, kita harus menjalankan perintah internal Laravel dengan cara "masuk" atau mengirim perintah ke kontainer app:

  • A. Generate App Key (Jika baru pertama kali):
    docker compose -f docker-compose.prod.yml exec app php artisan key:generate
    
  • B. Jalankan Migrasi Database Produksi:
    docker compose -f docker-compose.prod.yml exec app php artisan migrate --force
    
  • C. Isi Data Master Awal:
    docker compose -f docker-compose.prod.yml exec app php artisan db:seed --class=MasterSeeder --force
    
  • D. Buat Symlink Storage Dokumen:
    docker compose -f docker-compose.prod.yml exec app php artisan storage:link
    
  • E. Aktifkan Caching Peforma Laravel:
    Untuk mempercepat loading halaman di server produksi, simpan rute dan konfigurasi ke memori cache:
    docker compose -f docker-compose.prod.yml exec app php artisan config:cache
    docker compose -f docker-compose.prod.yml exec app php artisan route:cache
    docker compose -f docker-compose.prod.yml exec app php artisan view:cache
    

πŸ”‘ Sistem Keamanan Lisensi (Triple-Mode)

Aplikasi InvenGrid dilengkapi dengan modul pelindung verifikasi lisensi lokal terenkripsi untuk mencegah penyalahgunaan source code di server produksi tanpa seizin developer.

Cara Kerja Skema Triple-Mode:

  1. Mode Pengembangan Lokal (Bypass Otomatis)
    Aplikasi dapat dijalankan secara bebas tanpa perlu aktivasi lisensi jika sistem mendeteksi dijalankan di localhost komputer Anda:
    • Domain lokal: localhost, 127.0.0.1, [::1].
    • Domain berakhiran: .test atau .local.
    • Pengaturan .env Anda berisi APP_ENV=local.
    • Jaringan LAN private (192.168.*, 10.*, 172.16-31.*).
  2. Mode Demo (Bypass & Proteksi Tulis)
    Jika pengaturan .env Anda berisi APP_ENV=demo, aplikasi akan otomatis membypass pemeriksaan lisensi. Namun, sistem akan mengaktifkan Mode Demo secara penuh:
    • Menampilkan banner animasi merah-orange Mode Demo Aktif di bagian atas dashboard.
    • Menampilkan kartu pintasan kredensial akun demo (autofill click) di halaman login.
    • Memblokir semua request tulis/ubah/hapus (POST, PUT, PATCH, DELETE) di luar modul autentikasi (login/logout/register) dengan pesan penolakan yang ramah.
  3. Mode Produksi (Terinfeksi Kunci / Locked)
    Jika aplikasi di-deploy pada server publik online (domain asli internet) dengan APP_ENV=production, sistem akan mendeteksi domain tersebut dan langsung mengunci halaman admin. Anda akan diarahkan ke halaman Aktivasi Lisensi untuk mengaktifkannya menggunakan lisensi resmi.

Langkah Aktivasi Lisensi di Server Produksi:

  1. Masukkan kode lisensi resmi Anda (format: RL-XXXX-XXXX-XXXX-XXXX).
  2. Tekan Aktivasi Lisensi. Sistem akan memverifikasi tanda tangan digital lisensi dan menyimpan status aktif di database lokal server Anda.

[!WARNING]
PENTING: JANGAN MENGUBAH APP_KEY SETELAH LISENSI AKTIF!
Kunci enkripsi lisensi diikat menggunakan APP_KEY yang berada di file .env server Anda.
Jika Anda tidak sengaja menjalankan perintah php artisan key:generate setelah lisensi aktif, tanda tangan digital lisensi Anda akan rusak dan aplikasi akan terkunci kembali.


πŸ› οΈ Pemeliharaan Kontainer Docker (Cheat Sheet)

Berikut adalah ringkasan perintah penting yang berguna bagi pengelola server untuk mengelola kontainer Docker:

  • Melihat Log Aplikasi Terkini (Mencari Error):
    docker compose -f docker-compose.prod.yml logs -f --tail=100
    
  • Melihat Daftar Kontainer yang Sedang Aktif:
    docker compose -f docker-compose.prod.yml ps
    
  • Menghentikan Layanan Docker InvenGrid:
    docker compose -f docker-compose.prod.yml down
    
  • Melakukan Update Aplikasi (Ambil Update dari Git & Rebuild):
    git pull origin main
    docker compose -f docker-compose.prod.yml up -d --build
    docker compose -f docker-compose.prod.yml exec app php artisan migrate --force
    docker compose -f docker-compose.prod.yml exec app php artisan config:cache
    

Developed with ❀️ by Radhcloud Development Team. Copyright © 2026. All rights reserved.

Produk lainnya

Semua Web App β†’
Invengrid Laravel 13 β€” Beli Source Code Web App | RADHCLOUD